PERPUSTAKAAN DESA SUKOREJO BUDURAN SIDOARJO JAWATIMUR INDONESIA

Sebagian orang beranggapan kalau ada kata perpustakaan, maka akan terbayang buku atau majalah.seperti halnya pemikiran saya dulu. Namun dengan semakin canggihnya technologi informasi anggapan tersebut seharusnya kurang tepat, dengan tidak bermaksud menghilangkan fungsi awal dari perpustakaan, yaitu diantaranya menyediakan koleksi baik tercetak maupun non cetak, perpustakaan saat ini sudah banyak dilengkapi dengan teknologi modern.Audio visual,internet. dan berbagai perangkat teknologi informasi lainnya telah menghiasi ruang perpustakaan. Perpustakaan yang tidak mau merubah dirinya, maka akan ditinggalkan oleh pengunjungnya, karena dengan browsing di kamar tidur atau ditempat-tempat mengasyikan baik cave, maupun mall, kita dapat menelusur berbagai informasi, baik dari perpustakaan maupun dari berbagai tempat lainnya Bekerja yang terus menerus di suatu tempat tentu suatu saat akan mendapatkan kejenuhan. Untuk mengatasi hal tersebut ada beberapa cara, diantaranya adalah dengan kreativitas dan inovasi.
Dalam kehidupan ini Jangan hanya melulu rutinitas yang dikerjakan, tetapi coba dengan berbagai alternatif yang sekiranya memberikan suatu perubahan (inovasi), atau juga bentuk kreativitas. Inovasi di perpustakaan dapat dilakukan pada berbagai jenis layanan, misal untuk pelayanan: Perpustakaan saat ini harus sudah dilengkapi dengan seorang jasa bimbingan plus konsultasi, yang dapat merujuk kebutuhan pengunjung untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam perkuliahan ataupun masalah sosial lainnya yang sangat pelik. Di perpustakaaan banyak dijumpai mahasiswa yang mengalami kesulitan ketika menghadapi tugas akhir, disinilah peran pustakawan harus dapat membantu menuntut dan memecahkan masalah yang dihadapi oleh pengunjung perpustakaan. Hal ini perlu diterapkan perpustakaan-perpustakaan sebagai bentuk palayanan prima agar para pengunjung terpuaskan, jadi tugas pustakawan pun membantu para pemustaka tentang bagaimana menulis sebuah karya tulis ilmiah dan cara mengolah data-data yang dibutuhkan Demikianlah salah satu bentuk inovasi di perpustakaan,tentunya masih banyak inovasi yang lainnya yang dapat digali di perpustakaan.

Dan tentu saja hal demikian bergantung pada kemampuan atau besaran angaran dana yang dibutuhkan,karena tentunya bisa menghabiskan biaya yang tidak sedikit.kalo kita menengok negara negara tetangga yang dimana perpustakaan mereka jauh lebih maju dari pada perpustakaan di negri kita tercinta.Hal yang saya uraikan diatas,sangatlah sulit dicapai untuk perpustakaan desa,yang dimana keterbatasan anggaran sekaligus kurangnya Perhatian dari pemerintah dan pihak yang berkepentingan di dalamnya.Dan tak kalah pentingnya yaitu masalah sdm yang masih banyak dan sangat perlu untuk di tingkatkan namun tidak hanya itu,terkadang banyak perpustakaan yang kurang cerdas dalam mencari inovasi di dalam meningkatkan minat baca.mereka hanya berkutat pada buku dan buku,sehingga perpustakaan yang diharapkan menjadi SUMBER INFORMASI, PENDIDIKAN, PENELITIAN DAN REKREASI KELUARGA,akan sangat sulit tercapai.
`Sekarang saya bawa anda jalan jalan kesebuah perpustakaan mini yang ada didesa sukorejo kec buduran kab sidoarjo.Perpustakaan taman ilmu masyarakat namanya.walau perpustakaan tersebut terbilang sangat kecil dan menghadap kesawah dan tanahnya yang masih sengketa, namun perpustakaan ini terbilang unik daripada perpustakaan desa yang sewilayah di sidoarjo,begitulah nama singkatan pada saat diadakan lomba memberikan nama untuk perpustakaan yang diadakan lomba melalui layanan sms.dan antusias masyarakatpun sangat besar yang tertarik untuk memberi nama,itu terbukti dari banyaknya urun rembug melalui sms yang masuk ke tim panitia pembentukan nama.Padahal hadiah yang kita janjikan tidaklah terlalu besar untuk juara pertama,pulsa senilai 75 ribu rupiah,sedang juara dua pulsa senilai 50 ribu rupiah dan juara ketiga pulsa senilai 25 ribu rupiah dan hasilnya melalui keputusan panitia atau relawan,akhirnya yang menang di putuskan atas nama <perpustim> perpustakaan taman ilmu masyarakat………………………………………………………
SEJARAH SINGKAT
Barangkali sudah bosan hidup bertetangga dengan keangkeran dan hewan malam, atau rasa frustasi seorang M. Fauzi yang selama ini berharap dapat masuk sebuah program televisi swasta. Ya, DUNIA LAIN sebuah Acara yang sangat populer di masyarakat sekarang ini. Betapa tidak, selama 2 tahun dia selalu berteman hanya dengan suara-suara binatang malam, jangankan tengah malam, selepas matahari terbenam saja suasana seram sudah terasa di bangunan sebelah Rumahnya. Sebuah bekas bangunan POLINDES yang sudah tidak digunakan lagi.Bukan hanya sekedar mitos,bila bangunan tersebut setelah lama ditinggalkan penghuninya,maka penghuni yang lainnya pun berdatangan.Telah banyak yang mengakui bahwa masyaralat sekitar mengalami hal hal aneh ketika melewati depan bangunan tersebut.Mereka ketakutan,karena mendengar suara suara yang menyeramkan,tak ayal banyak yang ketakutan.

Iklan

Video

#SAK_IKI_JAMANE_MOCO

PENDIDIKAN

TEST

KEGIATAN PERPUSTAKAAN TAMAN ILMU MASYARAKAT DESA SUKOREJO BUDURAN SIDOARJO TAHUN 2015

14301_837517596287529_6814564347007577598_n
1. JANUARI.
PUBLIK SPEAKING.

Berbicara itu hal yang sangat mudah, namun jika berbicara dengan baik dihadapan orang banyak itu yang susah dan tidak semua orang bisa melakukannya. Dan ternyata di perlukan kesiapan mental serta trik khusus untuk melakukannya dengan baik.
Minggu tanggal 18 januari 2015 perpus tim mengadakan acara pelatihan public speaking dengan sasaran anak- anak usia sekolah dasar, hal ini bertujuan agar anak- anak mampu dan bisa berbicara di depan umum dengan baik. Karena kalo tidak dimulai dari usia dini, maka akan sulit nantinya untuk pembinaan di usia dewasa. Hal inilah yang mendasari pengurus perpus tim mengadakan acara pelatihan public speaking.
Pelatihan ini di berikan secara gratis seperti pada acara atau kegiatan perpus sebelumnya, begitupun dengan pemateri yaitu saudara Indra tjahyo dari Surabaya beliau secara sukarela membagikan ilmunya kepada adik- adik pengunjung perpus. Padahal pelatihan ini bukanlah pelatihan yang biasa dan murahan.
Suasana riuh dan asik ketika kak indra melatih mengucapkan a-u-i-e-o semua pada tertawa, karena ketika diucapkan dengan cepat ternyata banyak yang tidak bisa mengucapkan dengan jelas dalam pelafadannya, padahal ini merupakan salah satu unsur penting ketika berbicara di depan umum tutur kak indra.
Berbagai macam trik diberikan dengan jelas serta mudah dimengerti dan anak- anakpun langsung disuruh untuk praktik sebentar, ternyata yang awalnya malu- malu akhirnya mau dan bisa. Dan bagi mereka yang mau menjawab ataupun maju untuk mempraktikkan ilmu yang diberikan, ada dorprice kecil- kecilan yang langsung diberikan oleh moderator.
Melihat antusiasme anak- anak , serta mengingat betapa pentingnya pelatihan semacam ini. Sungguh sangat perlu dan harus diberikan untuk melatih anak- anak menuju masa depan dan hidup lebih baik, cetus riyanto salah satu relawan perpus tim.

 

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 1 pengikut lainnya

Ikuti saya di Twitter